Data Ekspor USDA Rilis, Jagung Lanjut Trend Bearish Hari ke-6

Data Ekspor USDA Rilis, Jagung Lanjut Trend Bearish Hari ke-6

PT BESTPROFIT FUTURE

Harga jagung di Bursa CBOT pada perdagangan Kamis 5 Juni 2014 terpantau kembali ditutup melemah untuk hari keenam secara berturut-turut. Pelemahan harga jagung dipicu oleh rilis data ekspor USDA Kamis lalu.

Pencapaian ekspor AS yang dirilis oleh USDA, terpantau mengindikasikan adanya pelemahan permintaan jagung dari pasar global. Data ekspor jagung AS pada pekan lalu terpantau menurun dibandingkan data pekan sebelumnya dan juga berada di bawah ekspektasi.

Indikasi pelemahan permintaan jagung tersebut, memperburuk posisi jagung yang sebelumnya telah lemah. Sebelumnya, harga jagung terus menurun akibat kondisi lahan yang kondusif sehingga berpotensi mengakibatkan lonjakan panen jagung AS.

Pada perdagangan Kamis 5 Juni 2014, harga jagung ditutup melemah di Bursa CBOT. Harga jagung berjangka CBOT untuk kontrak Juli 2014 turun hingga 1,59% ke tingkat harga $4,49/bushel atau melemah $0,072/bushel.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi harga jagung akan kembali melemah pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh sentimen negatif yang cukup kuat dari sisi supply akibat perkembangan masa tanam jagung AS dan indikasi pelemahan permintaan dari data ekspor USDA. Terkait pergerakan harga hari ini, jagung diprediksi akan bergerak di kisaran $4,42-$4,61.

PT BESTPROFIT FUTURE

Harga jagung di Bursa CBOT pada perdagangan Kamis 5 Juni 2014 terpantau kembali ditutup melemah untuk hari keenam secara berturut-turut. Pelemahan harga jagung dipicu oleh rilis data ekspor USDA Kamis lalu.

Pencapaian ekspor AS yang dirilis oleh USDA, terpantau mengindikasikan adanya pelemahan permintaan jagung dari pasar global. Data ekspor jagung AS pada pekan lalu terpantau menurun dibandingkan data pekan sebelumnya dan juga berada di bawah ekspektasi.

Indikasi pelemahan permintaan jagung tersebut, memperburuk posisi jagung yang sebelumnya telah lemah. Sebelumnya, harga jagung terus menurun akibat kondisi lahan yang kondusif sehingga berpotensi mengakibatkan lonjakan panen jagung AS.

Pada perdagangan Kamis 5 Juni 2014, harga jagung ditutup melemah di Bursa CBOT. Harga jagung berjangka CBOT untuk kontrak Juli 2014 turun hingga 1,59% ke tingkat harga $4,49/bushel atau melemah $0,072/bushel.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting memprediksi harga jagung akan kembali melemah pada perdagangan hari ini. Hal tersebut dilandasi oleh sentimen negatif yang cukup kuat dari sisi supply akibat perkembangan masa tanam jagung AS dan indikasi pelemahan permintaan dari data ekspor USDA. Terkait pergerakan harga hari ini, jagung diprediksi akan bergerak di kisaran $4,42-$4,61.