08b04b44-1a22-4ce6-97fa-b5c88f1b07c2_169

 

 

 

 

PT BESTPROFIT FUTURE

Jakarta – Sistem operasi BlackBerry 10 dulu sempat digadang-gadang jadi juru selamat BlackBerry. Tapi misi itu gagal total, BlackBery 10 kini malah bernasib malang.

OS BlackBerry 10 pertama kali dirilis tahun 2012 bersamaan dengan peluncuran ponsel pertama yang memakainya, BlackBerry Z10. Kala itu, BlackBerry masih dipimpin oleh CEO Thorsten Heins.

BlackBerry 10 benar benar berbeda dari sistem operasi BlackBerry sebelumnya dan sepenuhnya mengandalkan layar sentuh. Alhasil, tidak ada tombol navigasi fisik di handset BlackBerry 10.

Kedatangan BlackBerry 10 diharapkan membangkitkan BlackBerry yang makin tertinggal deretan ponsel Android serta iPhone. Namun tahun demi tahun berlalu dengan berbagai model ponsel BlackBerry 10 diluncurkan, BlackBerry tak juga bangkit dalam hal penjualan handset. Masih saja kalah jauh dari iPhone dan Android.

Maka akhirnya CEO BlackBerry yang baru John Chen mengambil langkah drastis. Ia berpaling ke sistem operasi Android dengan diluncurkannya BlackBerry Priv tahun lalu.

BlackBerry 10 pun diabaikan. Sebagai buktinya Chen memastikan tak ada model ponsel BlackBerry 10 baru yang rilis di tahun 2016 ini. Sebagai gantinya, BlackBerry akan merilis handset Android baru sebagai pendamping Priv.

“Fans smartphone BlackBerry 10 seperti Passport, Classic dan lainnya baik dari konsumer dan enterprise, bisa menunggu beberapa peningkatan sekuriti dan privasi di tahun 2016 ini,” itu saja janji Chen yang seakan hanya ingin menenangkan pengguna BlackBerry 10.

Pukulan telak kembali datang setelah WhatsApp memutuskan akan menghentikan dukungannya pada OS BlackBerry 10. Alasannya karena pemakainya yang sedikit. Pengguna BlackBerry 10 maupun OS lain yang sudah tak didukung direkomendasikan untuk pindah haluan.

PT BESTPROFIT FUTURE

Jakarta – Sistem operasi BlackBerry 10 dulu sempat digadang-gadang jadi juru selamat BlackBerry. Tapi misi itu gagal total, BlackBery 10 kini malah bernasib malang.

OS BlackBerry 10 pertama kali dirilis tahun 2012 bersamaan dengan peluncuran ponsel pertama yang memakainya, BlackBerry Z10. Kala itu, BlackBerry masih dipimpin oleh CEO Thorsten Heins.

BlackBerry 10 benar benar berbeda dari sistem operasi BlackBerry sebelumnya dan sepenuhnya mengandalkan layar sentuh. Alhasil, tidak ada tombol navigasi fisik di handset BlackBerry 10.

Kedatangan BlackBerry 10 diharapkan membangkitkan BlackBerry yang makin tertinggal deretan ponsel Android serta iPhone. Namun tahun demi tahun berlalu dengan berbagai model ponsel BlackBerry 10 diluncurkan, BlackBerry tak juga bangkit dalam hal penjualan handset. Masih saja kalah jauh dari iPhone dan Android.

Maka akhirnya CEO BlackBerry yang baru John Chen mengambil langkah drastis. Ia berpaling ke sistem operasi Android dengan diluncurkannya BlackBerry Priv tahun lalu.