PT BESTPROFIT FUTURES – Si jago merah melahap Pasar Senen pada Kamis (19/1) subuh kemarin. Sedikitnya seribuan kios terbakar.

Lebih dari 50 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Sampai pagi ini, titik api masih terlihat. Kepulan asap hitam di blok dua masih terpantau membumbung tinggi ke udara. Petugas Damkar masih terus mengarahkan selangnya ke dalam untuk melakukan pendinginan pada kios-kios yang terbakar.

Pedagang belum diperbolehkan masuk ke dalam pasar untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Mereka tertahan di pintu sebelah timur dari Pasar Senen.

“Enggak boleh masuk, padahal tokonya enggak terbakar. Tapi katanya api masih ada di dalam,” kata Tati, salah satu pegawai toko, di Pasar Senen, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (20/1).

Sambil menunggu arahan petugas, pedagang tampak berduduk-duduk di area yang biasanya digunakan pedagang jajanan pasar. Mereka berbincang-bincang mengenai peristiwa kebakaran tersebut.

“Saya justru tahunya dari TV,” kata seorang ibu kepada para pedagang lainnya.
PT BESTPROFIT FUTURES
Ada juga pedagang yang tampak emosi kiosnya terbakar. Padahal dia telah melunasi sewa kios pada akhir tahun 2016 lalu.

“Padahal kan udah bayar lunas dari Oktober, eh malah kebakaran sekarang,” kata salah satu pedagang sambil menunjukkan gedung yang terbakar.

Seorang pria berusia 40 tahun juga terlihat kesal dan menggerutu lantaran kiosnya terbakar. Dia menduga Pasar Senen sengaja dibakar karena pasar sudah tua.

“Ngebakarnya subuh-subuh biar enggak bisa diselamatin. Kalau mau bakar siang dong,” kata pria itu dengan mata melotot sambil berjalan keluar pasar.

Abu dari kios yang terbakar tampak bertebangan tertiup angin. Agar tak terhirup, pedagang maupun warga yang ada di lokasi memilih menggunakan masker.

Sementara itu di luar pasar, terlihat beberapa pedagang kaki lima yang tetap berjualan.
Tampak juga beberapa Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU ), mulai melakukan bersih-bersih di luar area pasar. Arus lalu lintas ramai lancar karena banyak warga yang menghindari jalur Senen.

Pedagang belum diperbolehkan masuk ke dalam pasar untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Mereka tertahan di pintu sebelah timur dari Pasar Senen.
PT BESTPROFIT FUTURES
“Enggak boleh masuk, padahal tokonya enggak terbakar. Tapi katanya api masih ada di dalam,” kata Tati, salah satu pegawai toko, di Pasar Senen, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (20/1).

Sambil menunggu arahan petugas, pedagang tampak berduduk-duduk di area yang biasanya digunakan pedagang jajanan pasar. Mereka berbincang-bincang mengenai peristiwa kebakaran tersebut.

“Saya justru tahunya dari TV,” kata seorang ibu kepada para pedagang lainnya.

Ada juga pedagang yang tampak emosi kiosnya terbakar. Padahal dia telah melunasi sewa kios pada akhir tahun 2016 lalu.

“Padahal kan udah bayar lunas dari Oktober, eh malah kebakaran sekarang,” kata salah satu pedagang sambil menunjukkan gedung yang terbakar.

Seorang pria berusia 40 tahun juga terlihat kesal dan menggerutu lantaran kiosnya terbakar. Dia menduga Pasar Senen sengaja dibakar karena pasar sudah tua.