Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengalokasikan anggaran Rp225 juta untuk masing-masing lokasi Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) dalam rangka Padat Karya Tunai Desa. Best Profit

“Perbaikan irigasi kecil di 10 ribu lokasi dengan anggaran mencapai Rp2,25 triliun masing-masing lokasi sebesar Rp225 juta,” ungkap Basuki, Senin (13/4).  Bestprofit

Anggaran ini, sambung dia, tidak hanya untuk kebutuhan bahan bangunan irigasi, tapi juga upah bagi pekerja. Sebab, program ini ditujukan untuk meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mendistribusikan aliran dana ke desa di tengah pandemi virus corona atau covid-19.
Basuki mengatakan program ini sudah mulai dilangsungkan sejak pekan pertama April 2020. Dalam tata caranya, pembangunan irigasi tetap dilakukan dengan protokol kesehatan sesuai prosedur nasional.  PT Bestprofit

“Misalnya untuk perbaikan irigasi kecil yang biasanya dilakukan 80 orang, kami bagi mnejadi dua, 40 orang saja. Schedule-nya, dikerjakan seminggu, seminggu, yang tadinya dikerjakan dua bulan menjadi tiga bulan, semuanya dibayarkan mingguan,” jelasnya.  PT Bestprofit Futures


Secara keseluruhan, anggaran program Padat Karya Tunai mencapai Rp10 triliun pada tahun ini. Anggaran itu juga diberikan untuk pembangunan infrastruktur lain.

Misalnya, Pemeliharaan Rutin Jalan dan Jembatan, Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) akan diselenggarakan di 900 kecamatan dengan anggaran Rp540 miliar. 

Lalu, Penataan Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) di 364 kelurahan dengan anggaran Rp382 miliar. “Ini bertujuan agar tidak ada wilayah perkotaan yang kumuh,” imbuhnya.

Kemudian, Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) di 106 lokasi dengan anggaran Rp63 miliar. Lalu, Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di 4.717 lokasi dengan anggaran Rp1,09 triliun.

Program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) di 1.028 lokasi dengan anggaran Rp391 miliar. Selanjutnya, Pembangunan Rumah Swadaya Baru sebanyak166 ribu unit dengan anggaran Rp3 triliun dan Peningkatan Kualitas Rumah Swadaya sebanyak 10 ribu unit dengan anggaran Rp371 miliar.

Tak ketinggalan untuk pembangunan jalan sepanjang 47.017 km dengan anggaran Rp489 miliar dan pembangunan jembatan sepanjang 496.080 m dengan anggaran Rp110 miliar