PT BESTPROFIT FUTURES – Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak menguat di perdagangan hari ini, Senin (10/10). Rupiah dibuka di level Rp 12.980 per USD atau menguat dibanding penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.989 per USD.

Mengutip data Bloomberg, Rupiah juga langsung menguat usai pembukaan menuju level Rp 12.955 per USD. Namun, kini Rupiah kembali melemah tipis dan berada di Rp 12.872 per USD.

Pemerintah melakukan banyak cara untuk mempertahankan atau menstabilkan nilai tukar Rupiah. Akhir pekan lalu, Pemerintah dan Bank Indonesia sepakat memperpanjang kerja sama Bilateral Swap Agreement (BSA) dengan Jepang. Kesepakatan ini dilakukan di tengah rangkaian pelaksanaan Sidang Tahunan Dana Moneter Internasional/Bank Dunia (IMF/WB).

Gubernur Bank Indonesia mengatakan, kerja sama ini guna mendukung upaya untuk menjaga stabilitas makro ekonomi dan keuangan di kawasan, juga melengkapi jaring pengamanan keuangan yang telah ada baik di tingkat regional maupun global.

“Kesepakatan untuk memperpanjang kerja sama BSA ini menunjukkan semakin kuatnya kerja sama keuangan antara kedua negara,” kata Agus melalui keterangan resminya, Sabtu (8/10).

Nilai kerja sama ini mencapai USD 22,76 miliar atau Rp 295,2 triliun. Dia berharap, kerja sama ini mampu menjaga stabilitas keuangan regional di tengah masih terus berlangsungnya ketidakpastian di pasar keuangan global.

Sebagai informasi, Bilateral swap agreement adalah sebuah fasilitas bantuan keuangan jangka pendek dalam bentuk penukaran mata uang asing (foreign exchange swap) yang bertujuan untuk memperkuat cadangan devisa negara yang mengalami kesulitan neraca pembayaran jangka pendek.

Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak menguat di perdagangan hari ini, Senin (10/10). Rupiah dibuka di level Rp 12.980 per USD atau menguat dibanding penutupan perdagangan akhir pekan lalu di Rp 12.989 per USD.

PT BESTPROFIT FUTURES – Mengutip data Bloomberg, Rupiah juga langsung menguat usai pembukaan menuju level Rp 12.955 per USD. Namun, kini Rupiah kembali melemah tipis dan berada di Rp 12.872 per USD.

Pemerintah melakukan banyak cara untuk mempertahankan atau menstabilkan nilai tukar Rupiah. Akhir pekan lalu, Pemerintah dan Bank Indonesia sepakat memperpanjang kerja sama Bilateral Swap Agreement (BSA) dengan Jepang. Kesepakatan ini dilakukan di tengah rangkaian pelaksanaan Sidang Tahunan Dana Moneter Internasional/Bank Dunia (IMF/WB).

Gubernur Bank Indonesia mengatakan, kerja sama ini guna mendukung upaya untuk menjaga stabilitas makro ekonomi dan keuangan di kawasan, juga melengkapi jaring pengamanan keuangan yang telah ada baik di tingkat regional maupun global.

PT BESTPROFIT FUTURES

“Kesepakatan untuk memperpanjang kerja sama BSA ini menunjukkan semakin kuatnya kerja sama keuangan antara kedua negara,” kata Agus melalui keterangan resminya, Sabtu (8/10).

Nilai kerja sama ini mencapai USD 22,76 miliar atau Rp 295,2 triliun. Dia berharap, kerja sama ini mampu menjaga stabilitas keuangan regional di tengah masih terus berlangsungnya ketidakpastian di pasar keuangan global.

Sebagai informasi, Bilateral swap agreement adalah sebuah fasilitas bantuan keuangan jangka pendek dalam bentuk penukaran mata uang asing (foreign exchange swap) yang bertujuan untuk memperkuat cadangan devisa negara yang mengalami kesulitan neraca pembayaran jangka pendek.