xiaomi-redmi-note-3-dan-kotak-kemasannya_20160624_141945

 

 

 

 

PT BESTPROFIT FUTURES – Di luar Indonesia, Xiaomi kebanyakan melakukan penjualan produknya melalui internet. Namun, strategi tersebut dikatakan bakal berubah dalam waktu dekat. Mengapa?

CEO Xiaomi, Lei Jun baru-baru ini membeberkan strategi baruXiaomi. Ia mengungkapkan perusahaan bakal banyak berjualan secara offline alias melalui toko fisik.

Xiaomi pun tidak main-main dalam menjalankan strategi ini. Perusahaan asal China ini menargetkan untuk mendirikan setidaknya 1.000 toko fisik dalam beberapa tahun mendatang.

Toko-toko itu pun bakal dibikin besar, yakni sekitar 250 meter persegi.

Hadirnya toko-toko offline tersebut nantinya diharapkan untuk menjawab masalah ketersediaan perangkat.

Pasalnya, selama ini penjualan perangkat Xiaomi kebanyakan dilakukan melalui flash sale dan biasanya unit yang tersedia langsung sold out dalam hitungan menit hingga jam.

Dengan hadirnya toko fisik tersebut, unit-unit Xiaomi yang dijual setidaknya bakal tersebar ke 1.000 titik. Peminat bisa mencari unit ke toko terdekat dari lokasi.

Toko fisik ini sendiri, sebagaimana dirangkum dari Gizmochina, Selasa (12/7/2016), diharapkan mampu menambah pundi-pundiXiaomi hingga 50 juta yuan atau sekitar Rp 98 miliar per bulannya.

Saat ini, Xiaomi memiliki berbagai jenis perangkat.

Tidak hanya smartphone, ada juga perangkat seperti televisi, drone, air purifier, penanak nasi elektronik pintar, bluetooh speaker, sepeda pintar, dan skuter pintar.

Jun berkata, toko fisik Xiaomi bakal memamerkan setidaknya 50 hingga 100 tipe produk. PT BESTPROFIT FUTURES